cakbudi

Shaum Dalam Minoritas

In Waton nJeplak on September 25, 2008 at 2:02 am

Sweeping tetap saja dilakukan meskipun jauh-jauh hari pihak kepolisian sudah melarangnya.
Miris rasanya ketika mendengar dibulan Ramadhan ada sweeping pedagang, apalagi pelakunya adalah ormas yang mengatasnamakan “Islam”, yang sudah pasti mereka sedang dalam keadaan shaum ramadhan. Sebuah kebalikan tentunya, ketika kita shaum kita dianjurkan untuk lebih bisa menahan diri dan ucapan, tapi yang terjadi adalah sebaliknya.

Mungkin kita perlu sedikit berkaca kepada saudara-saudara kita yang menjadi kaum minoritas disuatu daerah yang mayoritas non muslim, coba kita bayangkan ketika mereka harus menahan diri dari lapar, dahaga serta menahan amarah ditengah-tengah kaum yang tidak melaksanakan shaum. Disini kesabaran kita benar-benar diuji, disini kita baru bisa mengukur sebuah nilai toleransi.

Bagi saudara-saudara kita yang shaum ditengah minoritas tidaklah mudah mememinta kepada sekitar untuk menghormati kita, dan kalaupun kita berteriak “saya sedang shaum”, tentu mereka akan mencibir pada kita.

“Anda shaum?, maaf saya sedang makan”. Pernyataan maaf dari seorang sahabat atau rekan kerja adalah sebuah toleransi yang sangat berharga. Atau ketika sedang nongkrong kemudian diingatkan “jangan lupa ntar malem sahur..” juga merupakan sebuah penghargaan yang berharga.
Ditengah minoritas hanyalah kebersamaan dan keterbukaan adalah kunci sukses bergaul. Orang lain akan menghargai kita kalau kita mau menghargai orang lain. Orang lain akan menghormati kita kalau kita mau menghormati orang lain.

Sebuah pertanyaan besar untuk kita yang berada ditengah mayoritas, kalau saudara-saudara kita ditengah minoritas bisa shaum dengan khusyuk, kenapa kita yang ditengah mayoritas tidak?

Iklan
  1. Shaum dmanapun memang berat … ditambah lagi saat kita menjadi mayoritas, justru itu yg paling berat 🙂

  2. Minal aidin wal faizin cakbud, mohon maaf lahir dan batin..

  3. Loh sampeyan Jember toh Cak. Aku yo arek Jember iki, gawe nang SBY. saiki tergabung nang TPC

    angkis last blog post..Hitamku (Andra & The Backbone – 2008)

  4. tidaklah syariat itu selain tuk kita semakin pandai dan terbiasa mengendalikan diri deh. gitu ga sih mas?

    islam indies last blog post..di cari : manusia setengah dewa

  5. @islam indie
    Setuju……

    cakbuds last blog post..Comparing data dengan VB6

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: