cakbudi

Rasan-rasan Kenaikan BBM Vs BLT

In Waton nJeplak on Mei 24, 2008 at 2:15 am

Kenaikan harga BBM benar-benar dilakukan, mulai 24 Mei 2008 tepat pukul 00.00 WIB, dengan kenaikan rata-rata 28,7%. Untuk premium menjadi Rp 6.000, minyak tanah menjadi Rp 2.500 dan solar menjadi Rp 5.500 per liter. Sebelumnya, harga premium Rp 4.500, solar Rp 4.300, dan minyak tanah Rp 2.000 per liter.

Sebetulnya kenaikan ini bukanlah sesuatu yang istimewa, tapi yang dahsyat adalah dampak yang mengikuti kenaikan tersebut. Dari dulu hingga sekarang kenaikan BBM selalu menjadi isu yang hangat untuk diperbincangkan dan bahkan diperdebatkan.

Bagi orang kecil seperti saya, hal ini tidaklah istimewa karena hampir setiap tahun pasti terjadi dan saya yang kawulo alit juga tidak bisa berbuat apa-apa, paling-paling hanya rasan-rasan sama tetangga dan orang-orang dekat saya. Sayapun tidak terlalu risau, karena kebutuhan saya terhadap BBM juga tidak terlalu tinggi, tapi yang menyesakkan dada adalah ketika semua harga kebutuhan pokok sehari-hari naik semua, tentu itu merupakan dampak terbesar dan pasti terjadi.

Yuk Tri yang pedagang sayur ketika saya tanya tentang kabar kenaikan BBM ditelevisi beberapa hari yang lalu (sebelum BBM benar-benar naik) berkomentar.

” Alah mas.. aku lo ra duwe tipi, yo ra tau ngerti kabar-kabar ngono iku, sak ngertiku yo bensin arep mundak, tapi yo bahno.. lha wong aku yo cukup ngonthel wae..”

“Alah mas.. saya gak punya televisi, ya tidak pernah tahu kabar-kabar seperti itu, setahu saya bensin mau naik, tapi ya biarin saja.. karena saya cukup pakai sepeda gayung saja”

Ketika saya tanya apakah Yuk Tri dapat BLT

“Nek aku ngenteni BLT lak sakno nang langgananku mas, iso-iso podo ra masak, yo wis ben sing gelem ngantri wae.. bensin mundak ra popo pokok kabeh podo iso mangan, tapi biasane langgananku podo sambat mergo regone sayur mesti mundak pisan”

“Kalau saya nunggu BLT, kasihan sama langganan saya mas, bisa-bisa tidak masak, ya biar yang mau ngantri saja.. bensin naik tidak apa-apa asalkan semua bisa makan, tapi biasanya langgananku pada mengeluh karena harga sayur pasti ikutan naik”

Cak Ri yang tukang becak berkomentar,

“Sing susah nek kabeh podo munggah mas, lha wong bensin durung mundak wae kabeh podo mundhak, opo maneh nek bensin wis mundak, sakjane nek pemerintah arep ngundakno rego bensin ora perlu koar-koar, langsung diundakno wae, ben regone barang-barang liyane ora mundak ping pindo ”

“Yang susah kalau semua pada naik mas, bensin belum naik saja semua sudah pada naik, apalagi kalau bensin sudah naik, sebenarnya kalai pemerintah mau menaikkan harga bensintidak perlu rama-ramai, langsung dinaikkan saja, biar harga barang-barang lainnya tidak naik dua kali lipat.”

Rasan-rasan lainnya diupdate kemudian, bagi sodara-sodara yang juga mau rasan-rasan monggo.., tapi karena disini ajang rasan-rasan mohon tidak saling menghujat.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: